MITRAPOL.com - Sebagai Pengayom, Pelindung dan Pelayan masyarakat kembali pencitraan Kepolisian Republik Indonesia di uji. Pasalnya karena adanya ulah oknum-oknum nakal di Kepolisian membuat Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian terus melakukan pembenahan diri dalam internal Polri.
![]() |
Briptu Puziyanto saat ditemui di sela kesibukannya melayani masyarakat, Jumat (23/9). |
Opini negatif masyarakat terhadap polisi semakin mengekang kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Seperti yang belum lama ini di ucapkan Komjen Pol Drs. Syafruddin saat pelantikan dirinya menjadi Wakapolri mendampingi Tito Karnavian yang mengatakan, untuk program kerja kedepannya sesuai dengan program kerja Kapolri yang menjadikan Polri lebih Profesional, Modern, dan Terpercaya, masih menjadi pekerjaan rumah bagi orang nomor satu dan nomor dua Polri dalam menjalankan periode masa jabatannya di Kepolisian Republik Indonesia.
Namun lain halnya bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Cirinten Lebak, Banten ketika Reporter mitrapol.com bertanya kepada salah satu warga Desa Karoya bernama Yayat tentang kepolisian, menurut Yayat, polisi yang di tugaskan di Subsektor Cirinten Lebak, ramah, santun dan baik hati.
Yayat juga mengatakan pernah dibantu oleh salah seorang anggota Subsektor Cirinten bernama Briptu Puziyanto ketika anaknya menderita sakit, “Saat itu Briptu Puziyanto langsung membawa anak saya berobat ke puskesmas cirinten. Maka nya kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Briptu Puziyanto,” ujar Yayat.
Ditempat terpisah ketika di temui di kantor Subsektor Cirinten, Briptu Puziyanto mengatakan bahwa itu sudah menjadi kewajiban kami sebagai anggota kepolisian harus bisa mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat.
“Guna melunturkan citra Polri yang negatif di mata masyarakat, sebagai polisi harus bisa melakukan Personal Approach (pendekatan pribadi) terhadap warga masyarakat di wilayahnya,” terangnya kepada mitrapol.com, Jumat (23/9).
Kepolisian Subsektor Cirinten yang berada dibawah naungan hukum Polsek Bojongmanik Lebak memang patut di beri apresiasi, guna melayani awak media Briptu Puziyanto selalu menyempatkan dirinya di sela kesibukannya.
Bagi dirinya wartawan adalah sahabat dan mitra kerja, maju mundurnya suatu wilayah itu karena adanya sumbangsih pemberitaan dari wartawan, “Jika ada polisi yang menganggap seorang pekerja jurnalistik adalah musuh, saya rasa polisi itu mungkin mempunyai sudut pandang lain dalam melihat dan menilai wartawan,” tutupnya kepada mitrapol.com. aan
:
comment 0 komentar
more_vert