MASIGNCLEANSIMPLE101

Kemendag RI Gelar Pertemuan Bersama 11 Kabupaten di Wilayah Gunung Papua

MITRAPOL.com – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) menggelar rapat pelaksanaan program jembatan udara dengan tema "Rapat Koordinasi Ekspansi Gerai Maritim Daerah Dalam Rangka Pelaksanaan Program Jembatan Udara", bertempat di Hotel Horison, Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (28/11/17).



Rapat yang berlangsung setengah hari ini diikuti 11 Kabupaten yang ada di Wilayah Provinsi Papua, yakni Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Wamena, Pegunungan Bintang, Tolikara, Nduga, Luwu Utara, Puncak Jaya, Jayawijaya, Malinau, dan Kabupaten Nunukan serta Kabupaten Mimika.

Diketahui Topik utama dari rapat yang digagas oleh Kementerian Perindag ini adalah terkait harga barang dan biaya angkut bahan makanan yang menggunakan Jasa Penerbangan di wilayah kabupaten khususnya di daerah pegunungan yang sulit dijangkau dalam hal ini ke 10 Kabupaten yang hadir dalam rapat tersebut.



Kasubid Logistik Kerjasama Logistik Sarana dan Prasarana Logistik Kementerian Perdagangan RI, Poltak Ambarita yang bertindak sebagai Perwakilan dari Kementerian Perdagangan RI usai Rapat kepada MITRAPOL mengatakan, inti dari rapat ini adalah untuk kami mendapatkan data-data tentang kebutuhan barang yang ada di wilayah yang dianggap terisolir atau susah dijangkau dalam menggunakan kendaraan darat maupun laut dan hanya menggunakan jasa penerbangan di bagian pegunungan Papua.

“Kita juga mau difasilitaskan dalam mengangkut barang khususnya bahan-bahan makan yang diangkut pesawat ke daerah tersebut agar biayanya di kecilkan atau dikurangi, terus terang untuk saat ini daerah-daerah yang kami undang memang benar masih sangat sulit dijangkau,” paparnya.


Dan harga barang di daerahnya juga masih tinggi, lanjutnya, ini artinya kurang mendapat perhatian dari pemerintahan yang sedang berjalan, “oleh karena itu kita akan pastikan harga barang yang ada di daerah harus turun dan kita akan kawal nantinya termasuk biaya pengiriman barang yang menggunakan pesawat khususnya bahan makanan," tutupnya.

Reporter : qodri
Editor : andrey


:
Unknown