MASIGNCLEANSIMPLE101

Masyarakat Dusun 7 Desa Timbang Lawan Protes Galian C

MITRAPOL.com - Masyarakat Dusun VII Desa Timbang Lawan Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat melakukan unjuk rasa ke Kantor Desa Timbang Lawan, Senin (15/1) kemarin.



Dalam orasinya mereka meminta kepada pemerintah desa, dan kecamatan untuk menindaklanjuti tuntutan mereka menutup galian C yang ada di Bahorok.

Mengetahui ada aksi unjuk rasa di kantornya Kades Timbang Lawan Kecamatan Bahorok Amru melalui Sekretaris Desa Ahmad Sarif langsung menjumpai masyarakat.

“Kita akan upayakan untuk menampung aspirasi saudara-saudara,” ujar Ahmad Sarif dihadapan para pengunjuk rasa.

Pantauan MITRAPOL.com dilapangan, masyarakat juga melakukan sweeping terhadap mobil dump truk yang ingin mengambil batu kerikil dari pantai rambe,dan sekitarnya. Siang harinya selepas makan siang masyarakat juga melakukan sweeping ke pantai rambe.

Salah seorang pendemo bernama Herman (45), saat dimintai keterangan nya menjelasakan bahwa permasalahan ini sudah di laporkan ke Ombusman Propinsi Sumut, ke Jaringan Monitoring Tambang (JMT). Namun hasilnya nihil, “bahkan sampai ke Jakarta perwakilan masyarakat sudah langsung menyampaikan persoalan ini dan hasilnya tetap nihil,” ucap Herman.

Terpisah Sitepu (55), menambahkan bahwa kemana lagi kami mengadukan hal ini?. Apakah mungkin di Bahorok ini yang terkenal dengan Bukit Lawang sebagai daerah pariwisata bahkan sudah dikenal sampai manca negara.

“Gara-gara adanya galian C ini jalan kami rusak lahan kami pun makin lama makin terkikis akibat longsor, bahkan bila hujan turun kami menjadi was-was bila terjadi banjir,” ujar Sitepu.

Mediasi langsung dilakukan bertempat di Pante rambe yang dihadiri oleh Kapolsek Bahorok AKP Pasta SH, Danramil Bahorok Kapten J. Siagian, pihak Muspika Kecamatan Bahorok, dan perwakilan Polres Langkat.

Kapolsek Bahorok AKP Pasta SH, menjelaskan kepada para pengunjuk rasa bahwa pihaknya akan melakukan mediasi kedepannya dan akan mengundang pihak Kabupaten, maupun Propinsi Sumut, dan Dinas Pertambangan untuk menindaklanjuti permasalahan ijin galian C ini.

“Kami dari Polri akan terus mengawal aspirasi masyarakat ini hingga tuntas, di mohon agar warga pengunjuk rasa saat menuangkan aspirasinya tidak anarkis dan tetap menjaga kamtibmas,” tutup Kapolsek.


Setelah mendengarkan arahan dari Kapolsek dan pihak kecamatan, pengunjung rasa membubarkan diri.


Reporter : tolhas pasaribu
:
Unknown