MITRAPOL.com - Karena tidak adanya tenaga medis, serta tidak adanya penerbangan helikopter guna untuk mengevakuasi orang sakit, setelah sepekan menderita sakit akhirnya Siti Halima yang akrab di sapa Dina (23) gadis asal Jawa Timur menghembuskan nafas terakhirnya di kampung Bayabiru, Distrik Bayabiru, Kabupaten Paniai, Jum'at, (27/4/2018).
Sangat di sayangkan kehidupan warga yang berdomisili di desa Bayabiru, yang di ketahui di huni oleh ratusan warga, sebab di wilayah tersebut sudah di bangun Puskesmas akan tetapi sampai saat ini tidak ada Pelayanan Medisnya?.
Hal ini menjadi kehawatiran warga, sebab di ketahui saat ini ada beberapa orang yang sedang mengalami sakit dan sampai hari ini belum ada pelayanan medis dan hanya mengharapkan obat di warung kecil saja.
Menanggapi hal ini, seorang warga setempat, H. Helmi mengatakan, Hal ini terjadi oleh karena tidak adanya tenaga medis yang bertugas di wilayah ini, sedangkan pihak pemerintah sudah membangun Puskesmas guna untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
"Dan sangat di sesalkan sebab di wilayah ini belum memiliki akses jalan darat sehingga kami hanya bergantung pada jasa penerbangan helikopter, sedangkan penerbangan helikopter tidak aktif sudah lebih sepekan. maka itu, korban yang sakit tidak bisa di evakuasi ke Nabire, sehingga salah satu warga meninggal dunia." jelasnya.
"Dan sangat di khawatirkan masih ada beberapa warga yang sakit, serta ibu-ibu hamil yang sangat membutuhkan pelayanan medis di tempat ini." tuturnya.
Di tempat yang sama beberapa warga menyeruhkan harapannya kepada pemerintah setempat agar segera memperhatikan warga yang ada di wilayah tersebut, agar bisa mengirimkan tenaga medis guna untuk melayani kesehatan warga yang ada di wilayah ini.
Warga juga berharap agar pemerintah setempat menyiapkan armada helikopter yang rutin untuk memenuhi kebutuhan warga, sebab setelah lebih sepekan tidak ada penerbangan helikopter, telah mengakibatkan keresahan warga sebab tidak ada pendistribusian Sembako dan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan lain-lain. Maka itu, kami sagat berharap kepada pemerintah daerah agar memperhatikan kesejahteraan ribuan warga yang ada di pesisir kali degeuwo," harap warga.
Reporter : soni kamalaheng
![]() |
| Almarhumah Siti Halima. |
Sangat di sayangkan kehidupan warga yang berdomisili di desa Bayabiru, yang di ketahui di huni oleh ratusan warga, sebab di wilayah tersebut sudah di bangun Puskesmas akan tetapi sampai saat ini tidak ada Pelayanan Medisnya?.
Hal ini menjadi kehawatiran warga, sebab di ketahui saat ini ada beberapa orang yang sedang mengalami sakit dan sampai hari ini belum ada pelayanan medis dan hanya mengharapkan obat di warung kecil saja.
Menanggapi hal ini, seorang warga setempat, H. Helmi mengatakan, Hal ini terjadi oleh karena tidak adanya tenaga medis yang bertugas di wilayah ini, sedangkan pihak pemerintah sudah membangun Puskesmas guna untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
"Dan sangat di sesalkan sebab di wilayah ini belum memiliki akses jalan darat sehingga kami hanya bergantung pada jasa penerbangan helikopter, sedangkan penerbangan helikopter tidak aktif sudah lebih sepekan. maka itu, korban yang sakit tidak bisa di evakuasi ke Nabire, sehingga salah satu warga meninggal dunia." jelasnya.
"Dan sangat di khawatirkan masih ada beberapa warga yang sakit, serta ibu-ibu hamil yang sangat membutuhkan pelayanan medis di tempat ini." tuturnya.
Di tempat yang sama beberapa warga menyeruhkan harapannya kepada pemerintah setempat agar segera memperhatikan warga yang ada di wilayah tersebut, agar bisa mengirimkan tenaga medis guna untuk melayani kesehatan warga yang ada di wilayah ini.
Warga juga berharap agar pemerintah setempat menyiapkan armada helikopter yang rutin untuk memenuhi kebutuhan warga, sebab setelah lebih sepekan tidak ada penerbangan helikopter, telah mengakibatkan keresahan warga sebab tidak ada pendistribusian Sembako dan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan lain-lain. Maka itu, kami sagat berharap kepada pemerintah daerah agar memperhatikan kesejahteraan ribuan warga yang ada di pesisir kali degeuwo," harap warga.
Reporter : soni kamalaheng
:

comment 0 komentar
more_vert