MITRAPOL.com - SMA Negeri 2 Lubuk Pakam sudah tidak asing lagi namanya di sekitar Kabupaten Deli Serdang yang setiap tahunnya dalam hal penerimaan siswa baru selalu di buruh oleh ribuan siswa yang berkeinginan menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Tahun Pelajaran 2016-2017 sudah berlalu satu tahun yang lalu tetapi ada informasi bahwa pengambilan STTB/IJAZAH sangat di persulit seperti yang di alami oleh Sahman Kritinus Purba alumni SMA Negeri 2 lulusan tahun 2017.
Jum'at (27/04/2018), Sahman Kristinus Purba menyampaikan keluhannya pada MITRAPOL, "Saya sudah dua kali ini datang ke sekolah dengan tujuan untuk mengambil ijazah yang selama ini belajar 3 tahun di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, kemarin Kamis tanggal (26/04/2018) datang kesekolah bertemu dengan ibu "S" selaku pegawai Tata Usaha di sekolah itu beliau berkata besok datang lagi," paparnya.
Masih katanya, sesuai instruksi Tata Usaha hari Jum'at (27/04/2018), tadi saya datang lagi kesekolah bertemu pada ibu "S" lagi beliau berkata bahwa Ijazahnya belum bisa di ambil dan masih di cetak. "Nanti kamu hari Selasa datang lagi untuk mengambilnya dengan membawa STTB/IJAZAH SMP dan bukti kelulusan kamu dari SMA Negeri 2 Lubuk Pakam," jelasnya.
Sungguh luar biasa pegawai SMA Negeri 2 ini sangat bijak dan tegas seolah olah di duga lebih tinggi tingkat disiplin dan tanggung jawabnya melebihi kebijakan Kepala Sekolah atau Wakilnya, timbul rasa ketidakpercayaan saya selaku warga negara apa lagi SMA Negeri 2 Lubuk Pakam berada di sekitar daerah tempat saya tinggal. "Mengapa Ijazah Lulusan tahun 2017 masih di cetak dan belum selesai di tahun 2018 ini.? Ada apa....!!!," tanyanya.
Dalam permasalahan ini di harap Dewan Pendidikan Menengah tingkat Provinsi Sumatera Utara ataupun UPT Kabupaten Deli Serdang untuk dapat menyikapi dan mengatasi apakah itu benar terjadi, bila ini memang benar segera di bina dan di tertibkan agar tidak membuat malu dunia pendidikan di Sumatera Utara.
Reporter : hermansyah
![]() |
Jum'at (27/04/2018), Sahman Kristinus Purba menyampaikan keluhannya pada MITRAPOL, "Saya sudah dua kali ini datang ke sekolah dengan tujuan untuk mengambil ijazah yang selama ini belajar 3 tahun di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, kemarin Kamis tanggal (26/04/2018) datang kesekolah bertemu dengan ibu "S" selaku pegawai Tata Usaha di sekolah itu beliau berkata besok datang lagi," paparnya.
Masih katanya, sesuai instruksi Tata Usaha hari Jum'at (27/04/2018), tadi saya datang lagi kesekolah bertemu pada ibu "S" lagi beliau berkata bahwa Ijazahnya belum bisa di ambil dan masih di cetak. "Nanti kamu hari Selasa datang lagi untuk mengambilnya dengan membawa STTB/IJAZAH SMP dan bukti kelulusan kamu dari SMA Negeri 2 Lubuk Pakam," jelasnya.
Sungguh luar biasa pegawai SMA Negeri 2 ini sangat bijak dan tegas seolah olah di duga lebih tinggi tingkat disiplin dan tanggung jawabnya melebihi kebijakan Kepala Sekolah atau Wakilnya, timbul rasa ketidakpercayaan saya selaku warga negara apa lagi SMA Negeri 2 Lubuk Pakam berada di sekitar daerah tempat saya tinggal. "Mengapa Ijazah Lulusan tahun 2017 masih di cetak dan belum selesai di tahun 2018 ini.? Ada apa....!!!," tanyanya.
Dalam permasalahan ini di harap Dewan Pendidikan Menengah tingkat Provinsi Sumatera Utara ataupun UPT Kabupaten Deli Serdang untuk dapat menyikapi dan mengatasi apakah itu benar terjadi, bila ini memang benar segera di bina dan di tertibkan agar tidak membuat malu dunia pendidikan di Sumatera Utara.
Reporter : hermansyah
:

comment 0 komentar
more_vert