MITRAPOL.com - Warga Kecamatan Cileduk Kota Tangerang dikagetkan dengan penemuan mayat seorang mandor bangunan dalam kondisi tergantung seuntai kain, hingga darah bercecer dilantai dan seputar leher, diduga korban bunuh diri, Jum'at (25/5).
Korban tersebut bernama Abdul Majid (54), pertama kali mayatnya ditemukan sekira pukul 08.30 WIB oleh salah seorang tukang bangunan yang merupakan rekan kerja korban, hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota, AKBP Deddy Supriyadi.
"Saksi langsung melaporkan kejadian ke Polsek Cileduk, usai melihat korban tergantung hingga darahnya bercecer dilantai, sedangkan keterangan RT setempat, korban merupakan mandor sebuah bangunan rumah tinggal sekitar yang sedang direnovasi,"katanya kepada mitrapol.com via seluler.
Meski demikian, atas kejadian tersebut serta keterangan dari para saksi, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Kasus ini masih kita dalami, sedangkan para saksi masih dimintai keteranganya terkait dengan darah bercecer kelantai hingga seputar leher mulai mengering," tutupnya.
Reporter : herpaliano
![]() |
Korban tersebut bernama Abdul Majid (54), pertama kali mayatnya ditemukan sekira pukul 08.30 WIB oleh salah seorang tukang bangunan yang merupakan rekan kerja korban, hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota, AKBP Deddy Supriyadi.
"Saksi langsung melaporkan kejadian ke Polsek Cileduk, usai melihat korban tergantung hingga darahnya bercecer dilantai, sedangkan keterangan RT setempat, korban merupakan mandor sebuah bangunan rumah tinggal sekitar yang sedang direnovasi,"katanya kepada mitrapol.com via seluler.
Meski demikian, atas kejadian tersebut serta keterangan dari para saksi, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Kasus ini masih kita dalami, sedangkan para saksi masih dimintai keteranganya terkait dengan darah bercecer kelantai hingga seputar leher mulai mengering," tutupnya.
Reporter : herpaliano
:

comment 1 komentar
more_vertKlarifikasi : Bahwa Korban di bunuh. Tidak ada tanda2 bunuh diri seperti lidah melelet mata melotot.
28 Mei 2018 pukul 15.24