MASIGNCLEANSIMPLE101

Jokowi Akan Hadiri Rembuk Nasional Aktivis 98

MITRAPOL.com - Gerak Bersama Aktivis 98 selaku Panitia Pelaksanaan Rembuk Nasional 50 Ribu Aktivis 98 tiada henti berkonsolidasi. Hari ini kami menghitung hari. Sampailah sudah pada H-9.

Panitia Rembuk Nasional membawa kabar baik dari Audiensi dengan Presiden Republik Indonesia Bapak Haji Ir. Joko Widodo, Selasa, 26 Juni 2018. Kepada Bapak Presiden RI, kami sampaikan beberapa subtansi yang akan dibahas dalam Rembuk Nasional.

Subtansi-subtansi yang akan dibahas adalah, 1. Tema tentang lawan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme; 2. Usulan tentang Pentingnya Peresmian Hari Bhinneka Tunggal Ika; 3. Penguatan terhadap Pemberantasan Korupsi; 4. Menguatkan Perekonomian Rakyat untuk Berdikari secara Ekonomi; 5. Pemberian Gelar Pahlawan Reformasi untuk Korban Tragedi Trisakti dan Semanggi.

Setelah mendengar penyampaian perihal subtansi tersebut, Bapak Presiden R.I. Ir. Haji Joko Widodo menjawab dengan menyatakan kesediaan Beliau untuk menghadiri Rembuk Nasional pada tanggal 07 Juli 2018, di Monumen Nasional (Monas), DKI Jakarta.

Atas kesediaan Presiden R.I. menghadiri acara Rembuk Nasional, panitia mengucapkan Puji Syukur Kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Ungkapan rasa syukur tersebut merupakan wujud dari rasa bahagia atas kelancaran tahap demi tahap menuju Rembuk Nasional yang merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa atas kerja keras seluruh jajaran panitia baik di tingkat pusat, provinsi-provinsi dan kabupaten.

Berikutnya, data peserta yang masuk dari pendaftaran ‘darat’ sudah mencapai 50 ribu. Jumlah tersebut belum termasuk yang mendaftar melalui aplikasi panitia. Jumlah pendaftar melalui jalur online per pukul 12:46 WIB, Kamis siang, mencapai 7.664. Total peserta telah mencapai 57.664 orang. Dan sebagaimana tergambar dari perencanaan Tim Acara, para peserta tidak hanya siap untuk mengikuti Rembuk Nasional, tetapi juga siap untuk berpartisipasi dalam pagelaran seni yang menggambarkan keragaman yang bersatu, yaitu Bhinneka Tunggal Ika.

Kiranya tidak berlebihan bila kemudian Rembuk Nasional bukan hanya ajang untuk merumuskan strategi untuk melawan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme, serta membuat rekomendasi tentang sejumlah subtansi yang telah disampaikan kepada Presiden R.I. Ir. Haji Joko Widodo. Rembuk Nasional juga merupakan ajang konsolidasi untuk mengawal dan menegaskan Ke-Indonesiaan.

Mengingat jumlah peserta terus bertambah, maka tentu jumlah konsumsi yang harus disediakan untuk peserta juga bertambah. Mulai hari ini, kami mengumumkan pembukaan Posko Logistik yang dialamatkan ke Sekretariat Bersama Panitia Rembuk Nasional di Jalan Kemang Utara, No. 22, Jakarta Selatan. Kami menerima bantuan logistik berupa bahan makanan, dan minuman dari masyarakat luas.


red



:
Unknown