MITRAPOL.com - Pembuangan sampah illegal yang berada di Desa Sekip Lubukpakam Gang Tali Air dikeluhkan sebagian warga. Pasalnya dari pembuangan itu telah menimbulkan bau busuk yang sangat menyengat hidung para warga tersebut, Kamis (19/07/2018).
Sampah yang sudah menimbulkan bau busuk tersebut keberadaannya sudah menjamur ke separuh poros jalan. Sehingga para pengguna jalan merasa tidak nyaman terkena limbah sampah dan mencium aroma busuk.
Sampah merupakan permasalahan yang tiada habisnya, karena sampah merupakan kotoran/limbah yang ada di semua rumah tangga di munculkan oleh manusia itu sendiri. Namun bila tidak ada kepedulian maka sampah merupakan bencana kecil yang akan terjadi seperti banjir, munculnya bakteri dimana-mana yang menyebabkan sebagai sumber penyakit akan berefek samping pada manusia itu sendiri.
Sampah di Desa Sekip Gang Tali Air Kecamatan Lubukpakam Deli Serdang itu yang tidak jauh dari SD SLB, SMPN 4 dan SDN No. 106184 membuat para pelajar dan guru menjadi tidak konsentrasi dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM). Selain itu juga sangat mengganggu lalu lintas di sepanjang jalan Tali Air, karena sampah tersebut selain berada di tanah pribadi masyarakat juga mengenai poros jalan yang selalu di lalui masyarakat.
Sumardi Kepala Desa Sekip Lubukpakam menjelaskan dirinya sudah memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat Desa Sekip agar membuang sampah pada tempatnya serta bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan maka aparat pemerintah desa akan segera menangkap dan memberikan sanksi denda.
“Bahkan kami (Kades dan Perangkat Desa) sudah berulang kali memberikan dan memasang plang peringatan. Namun selalu saja tidak di indahkan bahkan ironisnya plang tersebut raib entah kemana,” terang Sumardi.
Menurutnya, selama ini Dinas Kebersihan sudah berusaha semaksimal mungkin mengupayakan agar sampah di desanya dapat teratasi. Namun mengingat keadaan tempat dan kurangnya transportasi Dinas Kebersihan sehingga masih di dapat sampah yang tidak dapat di angkut oleh Dinas Kebersihan Deli Serdang.
Sumardi juga tidak bosan-bosannya mengajak seluruh masyarakat agar peduli dan cinta kebersihan dengan cara jangan membuang sampah sembarangan dan buanglah pada tempatnya.
Disisi lain Tokoh Pemuda yang tidak ingin namanya disebut memyampaikan pesan atas nama pemuda Desa Sekip Lubukpakam Deli Serdang memohon kepada Sumardi selaku Kepala Desa Sekip agar lebih di tingkatkan lagi dalam memimpin dan membangun Desa Sekip yang kita cintai baik keamanan, kenyamanan, kebersihan dan keindahan.
“Terutama dalam hal kebersihan khususnya keberadaan sampah yang ada di gang/dusun Tali Air. Kami harap segera di tertibkan dan jangan ada sampah di daerah tersebut, selain itu keradaannya di tanah pribadi seseorang juga sampah tersebut sudah mengenai poros jalan sehingga pengguna jalan merasa terganggu dan tidak nyaman. Apalagi daerahnya sangat berdekatan dengan sekolah, juga saya mohon selain umbul-umbul atau baleho dan plang yang mengajak dan menyeruhkan jangan membuang sampah sembarangan kiranya kepala desa dapat menugaskan anggotanya yang ada di pemerintahan desa untuk mengawasi desa yang lebih ketat sehingga tidak ada warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya," pintanya.
Reporter : hermansyah/tim
![]() |
Sampah yang sudah menimbulkan bau busuk tersebut keberadaannya sudah menjamur ke separuh poros jalan. Sehingga para pengguna jalan merasa tidak nyaman terkena limbah sampah dan mencium aroma busuk.
Sampah merupakan permasalahan yang tiada habisnya, karena sampah merupakan kotoran/limbah yang ada di semua rumah tangga di munculkan oleh manusia itu sendiri. Namun bila tidak ada kepedulian maka sampah merupakan bencana kecil yang akan terjadi seperti banjir, munculnya bakteri dimana-mana yang menyebabkan sebagai sumber penyakit akan berefek samping pada manusia itu sendiri.
Sampah di Desa Sekip Gang Tali Air Kecamatan Lubukpakam Deli Serdang itu yang tidak jauh dari SD SLB, SMPN 4 dan SDN No. 106184 membuat para pelajar dan guru menjadi tidak konsentrasi dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM). Selain itu juga sangat mengganggu lalu lintas di sepanjang jalan Tali Air, karena sampah tersebut selain berada di tanah pribadi masyarakat juga mengenai poros jalan yang selalu di lalui masyarakat.
![]() |
Sumardi Kepala Desa Sekip Lubukpakam menjelaskan dirinya sudah memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat Desa Sekip agar membuang sampah pada tempatnya serta bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan maka aparat pemerintah desa akan segera menangkap dan memberikan sanksi denda.
“Bahkan kami (Kades dan Perangkat Desa) sudah berulang kali memberikan dan memasang plang peringatan. Namun selalu saja tidak di indahkan bahkan ironisnya plang tersebut raib entah kemana,” terang Sumardi.
Menurutnya, selama ini Dinas Kebersihan sudah berusaha semaksimal mungkin mengupayakan agar sampah di desanya dapat teratasi. Namun mengingat keadaan tempat dan kurangnya transportasi Dinas Kebersihan sehingga masih di dapat sampah yang tidak dapat di angkut oleh Dinas Kebersihan Deli Serdang.
Sumardi juga tidak bosan-bosannya mengajak seluruh masyarakat agar peduli dan cinta kebersihan dengan cara jangan membuang sampah sembarangan dan buanglah pada tempatnya.
Disisi lain Tokoh Pemuda yang tidak ingin namanya disebut memyampaikan pesan atas nama pemuda Desa Sekip Lubukpakam Deli Serdang memohon kepada Sumardi selaku Kepala Desa Sekip agar lebih di tingkatkan lagi dalam memimpin dan membangun Desa Sekip yang kita cintai baik keamanan, kenyamanan, kebersihan dan keindahan.
![]() |
“Terutama dalam hal kebersihan khususnya keberadaan sampah yang ada di gang/dusun Tali Air. Kami harap segera di tertibkan dan jangan ada sampah di daerah tersebut, selain itu keradaannya di tanah pribadi seseorang juga sampah tersebut sudah mengenai poros jalan sehingga pengguna jalan merasa terganggu dan tidak nyaman. Apalagi daerahnya sangat berdekatan dengan sekolah, juga saya mohon selain umbul-umbul atau baleho dan plang yang mengajak dan menyeruhkan jangan membuang sampah sembarangan kiranya kepala desa dapat menugaskan anggotanya yang ada di pemerintahan desa untuk mengawasi desa yang lebih ketat sehingga tidak ada warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya," pintanya.
Reporter : hermansyah/tim
:



comment 0 komentar
more_vert