MASIGNCLEANSIMPLE101

Pesona Objek Wisata Puri Agung Singaraja Buleleng Bali

MITRAPOL.com - Jika berwisata ke Bali Utara, selain wajib memanjakan mata dengan keindahan atraksi lumba-lumba liar di tengah laut pantai lovinanya, belum lengkap rasanya jika belum merasakan berkunjung ke Puri Agung Singaraja, Puri Agung Singaraja sebagai salah satu Puri peninggalan kerajaan Buleleng Bali mulai dilirik oleh wisatawan untuk dikunjungi, bekas kerajaan yang memiliki Pesona Wisata, Budaya dan Sejarah yang sangat kental ini terletak di Jl. Mayor Metra No.12, Singaraja, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali.


Penglingsir Puri Agung Singaraja, Anak Agung Ngurah Ugrasena, adalah salah seorang keturunan generasi ke-13 dari raja pertama Ki Gusti Anglurah Panji Sakti atau Raja Panji Sakti, Raja pertama Kerajaan Buleleng.

Beliau dengan ramah menjelaskan tentang objek wisata dan asal usul sejarah dari Puri Agung Buleleng. Obyek wisata yang terletak daerah Singaraja Buleleng Bali adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan baik hari biasa maupun hari liburan.

Puri Agung Singaraja Buleleng Bali didirikan pada tanggal 30 Maret 1604, Puri Agung Singaraja memiliki proses sejarah yang sangat panjang, Puri Agung Singaraja atau kerajaan Buleleng adalah kerajaan yang kedua dari Ki Gusti Anglurah Panji Sakti dimana kerajaan yang pertama adalah Kerajaan Sukasada yang telah hancur karena proses perang dan banjir disaat itu.


Pada abad ke-18 satu-satunya Kerajaan yang masih utuh di Buleleng adalah Puri Agung Singaraja, kerajaan Buleleng Bali, Puri Agung Singaraja pernah hancur dibom oleh Belanda pada tahun 1846, sebelum Perang Puputan, Jagaraga Kerajaan Belanda yang hancur ditempati oleh kapal-kapal perang Belanda karena tidak mau bekerjasama dengan penjajah kolonial Belanda itu terjadi tahun 1846 kemudian berlanjut dengan Perang Puputan Jagaraga 1847 sampai dengan 1849 perang yang paling panjang di Bali memakan banyak korban yaitu jenderal-jenderal kolonial Belanda dan kemudian Patih Jelantik yang menjadi pahlawan nasional dari kerajaan Buleleng.

Anak Agung Ngurah Ugrasena, ayah dari dua orang putra dan satu orang putri ini mengatakan objek wisata Puri Agung Buleleng di Singaraja Buleleng Bali sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan, apalagi disaat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.
Keindahan objek wisata Puri Agung Buleleng di Singaraja Buleleng Bali ini sangatlah baik bagi kita semua yang berada di dekat Buleleng Bali atau daerah-daerah yang lainnya disekitar Indonesia untuk melihat atau mengunjungi tempat objek wisata Puri Agung Buleleng Singaraja di kota Buleleng bali

Anak Agung Ngurah Ugrasena menjelaskan bagaimana Puri Agung Singaraja terseok-seok untuk bertahan di tengah gerusan zaman, karena tak punya biaya menghidupi dirinya sendiri.
"Sangat disayangkan dijaman sekarang Puri, sebagai suatu peninggalan zaman dahulu yang sangat berharga karena memiliki banyak peninggalan sejarah, budaya dan keseniannya ini seperti seakan diabaikan keberadaan dan pemeliharaannya oleh pemerintah, seharusnya Puri sebagai cikal bakal NKRI dan sebagai benteng budaya bangsa harus dilindungi oleh payung hukum yang sesuai, berupa payung hukum dari pemerintah pusat sampai ke tingkat pemerintah daerah".
"Kalau dari Puri sendiri, jelas tidak bisa. Nah, sekarang dari mana sumber pendanaannya? Kalau hanya mengandalkan dari pemasukan obyek wisata, jelas tidak cukup “ katanya.

Namun semangat dari Anak Agung Ngurah Ugrasena tidak pernah luntur meski penuh rintangan merawat warisan peninggalan yang sangat bersejarah dan kebudayaan di Puri Agung Singaraja, Penglingsir Puri Agung Singaraja A.A. Ugrasena yang merasa sangat berat memikul tanggungjawab ini tak lantas menyerah dengan kondisi yang ada. Berbagai upaya kini tengah dilakukannya, salah satunya dengan terus melakukan pendekatan kepada pemerintahan pusat dibawah presiden jokowi agar dapat setidaknya menerbitkan payung hukum yang sesuai untuk konsistensi Puri/Keraton di seluruh Indonesia.

Bagaimanapun beliau akan tetap bertahan untuk merawat puri peninggalan leluhur A.A. Pandji Tisna yang sangat disegani dimasa lalu agar dapat terus bertahan di zaman modern ini.



Reporter : NN
:
Unknown