MITRAPOL.com - Komisioner Komisi Nasional Perlindungan Anak Bidang Sosialisasi dan Pemenuhan Hak Anak, Dr. Imaculata Imiyati, S.Pd, M.Si., mengapresiasi apa yang telah dilakukan Gading Marten dan Gisella Anastasia yang mengajarkan kemandirian sejak dini terhadap anaknya Gempita Nora Marten atas aksinya yang diunggah di Instagram sedang belajar menjemur baju dan terlihat sangat akrab dengan pembantunya.
"Saya sangat mengapresiasi dan ini sangat luar biasa, Gading dan Gisel memberikan pelajaran berharga pada anaknya, hal serupa juga dilakukan Sarwendah terhadap anaknya yang memberikan pendidikan karakter tentang kepedulian sesama serta mengajarkan kemandirian juga, ini patut menjadi inspirasi untuk kita semua ditengah krisis Budi pekerti dan krisis moral yang sedang kita hadapi dapat dunia pendidikan kita", kata Pakar Pendidikan Autis ini.
Namun, Bunda Ima (sapaan Imavulata-red) sangat menyayangkan ulah Nitizen atau Warganet yang berkomentar tidak pantas atas apa yang dilakukan Gempita di Instagram, dimana baru-baru ini foto Gempita, putri Gading Marten dan Gisella Anastasia sedang jemur baju bersama asisten rumah tangganya menjadi sorotan. Meski menuai pujian, tidak sedikit juga warganet yang membully atau memberi komentar negatif.
"Dengan menjemur bajunya sendiri, itu luar biasa. Hal itu tak lepas dari cara orangtua mendidik. Demikian juga Sarwendah, saya pernah melihat diYouTube, putrinya membawa barang untuk di sekolahnya. Namun ketika melihat teman barangnya ada yang jatuh, dia serta merta membantunya. Ini juga tak terlepas dari bagaimana cara kedua orangtua mendidiknya," ujar Imaculata.
Ia bahkan menyebut apa yang dilakukan anak seusia Gempita bisa menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya perhatikan dengan saksama apa yang terjadi pada putrinya Gading. Dia menjemur dan bergaul dengan suster di rumah, dengan mbaknya, dan mengatakan dia sedang membantu orang lain, itu luar biasa hebat, luar biasa untuk anak sekecil Gempita,” tuturnya.
Pimpinan Yayasan Imaculata Autism Boarding School ini juga berharap agar warganet lebih bijak dalam menggunakan media sosial, dan memberikan komentar-komentar yang baik terhadap anak-anak sebab itu akan menjadi motivasi bagi sang anak.
zebe
![]() |
| Komisioner Komisi Nasional Perlindungan Anak Bidang Sosialisasi dan Pemenuhan Hak Anak, Dr. Imaculata Imiyati, S.Pd, M.Si. |
"Saya sangat mengapresiasi dan ini sangat luar biasa, Gading dan Gisel memberikan pelajaran berharga pada anaknya, hal serupa juga dilakukan Sarwendah terhadap anaknya yang memberikan pendidikan karakter tentang kepedulian sesama serta mengajarkan kemandirian juga, ini patut menjadi inspirasi untuk kita semua ditengah krisis Budi pekerti dan krisis moral yang sedang kita hadapi dapat dunia pendidikan kita", kata Pakar Pendidikan Autis ini.
Namun, Bunda Ima (sapaan Imavulata-red) sangat menyayangkan ulah Nitizen atau Warganet yang berkomentar tidak pantas atas apa yang dilakukan Gempita di Instagram, dimana baru-baru ini foto Gempita, putri Gading Marten dan Gisella Anastasia sedang jemur baju bersama asisten rumah tangganya menjadi sorotan. Meski menuai pujian, tidak sedikit juga warganet yang membully atau memberi komentar negatif.
"Dengan menjemur bajunya sendiri, itu luar biasa. Hal itu tak lepas dari cara orangtua mendidik. Demikian juga Sarwendah, saya pernah melihat diYouTube, putrinya membawa barang untuk di sekolahnya. Namun ketika melihat teman barangnya ada yang jatuh, dia serta merta membantunya. Ini juga tak terlepas dari bagaimana cara kedua orangtua mendidiknya," ujar Imaculata.
Ia bahkan menyebut apa yang dilakukan anak seusia Gempita bisa menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya perhatikan dengan saksama apa yang terjadi pada putrinya Gading. Dia menjemur dan bergaul dengan suster di rumah, dengan mbaknya, dan mengatakan dia sedang membantu orang lain, itu luar biasa hebat, luar biasa untuk anak sekecil Gempita,” tuturnya.
Pimpinan Yayasan Imaculata Autism Boarding School ini juga berharap agar warganet lebih bijak dalam menggunakan media sosial, dan memberikan komentar-komentar yang baik terhadap anak-anak sebab itu akan menjadi motivasi bagi sang anak.
zebe
:


comment 0 komentar
more_vert