MITRAPOL.com - Warga Kabupaten Merauke, Papua dikejutkan dengan adanya unggahan Video di Facebook dari salah satu Akun berinisial SA. Diduga pemilik akun berinisial SA tersebut adalah salah satu petinggi partai di Kabupaten Merauke, Papua.
![]() |
| Pria didalam video yang diduga mirip Bupati Merauke |
Video yang diunggahnya pertanggal 8 Mei 2017 yang berdurasi enam detik itu diduga mempertontonkan seorang pejabat daerah mirip dengan bupati merauke Frederikus Gebze, SE.M.Si. dalam video tersebut seseorang yang diduga Bupati Merauke sedang berdiri dan di himpit beberapa mobil mewah dalam keadaan buang air kecil (kencing) hingga terjatuh ketanah dalam keadaan tengkurap. Diduga kuat seseorang di video tersebut juga terlihat sedang dalam keadaan mabuk berat.
Belakangan diketahui pihak Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Merauke yang merespon unggahan video tersebut dan telah melaporkan pemilik akun facebook berinisial SA yang menyebarkan video tak senonoh diduga mirip Bupati Merauke kepada Polres Merauke.
Bupati Merauke Frederikus Gebze, SE.M.Si ketika dikonfirmasi Awak Media terkait dugaan dirinya tersebut mengatakan, Jangan kita habiskan energi untuk menghadapi hal-hal yang tak mendidik tersebut. Bupati mengapresiasi Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Merauke yang telah melaporkan pemilik akun tersebut.
"Apa yang dilakukan LMA itu adalah suatu inisiatif dan Partisipatif dari masyarakat yang merasa resah, mereka lapor karena beranggapan ada upaya untuk mendeskreditkan seseorang, baik Itu pejabat, pimpinan, pejabat politik, atau kelompok maupun organisasi. Ini karena dirasa ada kezoliman dan membuat opini negatif dalam memanfaatkan Media Sosial terhadap pejabat publik,” jelas Bupati.
Menurutnya dalam menggunakan Media Sosial dan membuat postingan yang tak beretika dan tak sesuai nalar maka orang tersebut jelas memiliki nilai intelektual yang rendah.
Bupati juga menegaskan kepada pemilik akun tersebut agar tak kembali mengunggah hal-hal yang menyerupainya. "Saya Bupati Merauke akan menegaskan perlu dipikirkan kembali kalau dia masih ingin tetap tinggal di Merauke ini,” tegasnya.
Bupati juga mengatakan soal upaya hukum sepanjang apapun yang diunggah di media sosial dan bukan ditujukan untuk dirinya, maka tidak perlu untuk harus dilayani sebab akan menguras habis energi. “Kepada masyarakat Merauke agar bersama-sama membangkitkan energi untuk membangun daerah lebih baik lagi ketimbang mengurusi hal-hal seperti ini,” tandas Frederikus Gebze. qodri
:

comment 0 komentar
more_vert