MITRAPOL.com – Belum usai penderitaan korban kebakaran yang menimpa warga Kampung Cikuning pada, Sabtu (25/11) kemarin, sebanyak 25 keluarga harus kehilangan rumah dan harta bendanya akibat tragedi kebakaran yang disebabkan dari konsleting arus pendek listrik dan diausul dengan ledakan tabung elpiji dirumah Samyani.
![]() |
Kini datang musibah baru yang menimpa rumah seorang warga Kampung Cikuning RT 04/02. Giliran Rohadi, warga kampung cikuning yang rumahnya nyaris roboh terbawa longsor akibat tembok turap atau Tebing Penahan Tanah (TPT) ambrol digerus air hujan yang tidak kunjung reda selama tiga hari ini.
Menurut Kades setempat, Ahmad Hapid Setiawan, S.Pd.i, terjadinya longsor pada pukul 20:30 WIB pada, Selasa (28/11), saat Rohadi beserta keluarga sedang berada dirumah.
“Lalu tiba-tiba terdengar suara reruntuhan jatuh di barengi dengan getaran disekitar rumahnya, dan langsung Rohadi mengajak keluarganya keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” beber Kades.
Tetangga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan kepada Kepala Desa Sukamaju.
Longsor akibat ambrolnya TPT dan merusak sekitar 40% pada bagian rumah Rohadi, menambah catatan korban bencana yang terjadi di Kampung Cikuning Desa Sukamaju Lebak Banten dalam satu minggu terakhir ini. Kini Rohadi harus rela mengungsi untuk beberapa waktu.
Melalui telepon genggamnya, Ahmad Hapid Setiawan S.Pd.i menyampaikan kepada MITRAPOL.com bahwa, Keluarga korban sementara di sarankan tinggal bersama saudaranya, karena dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan, mengingat curah hujan yang belum reda.
“Adapun kerusakan rumah nanti saya akan memohon kepada masyarakat, agar mau turun tangan bergotong royong untuk membantu Rohadi yang terkena musibah ini," tuturnya.
Selain itu Kepala Desa Sukamaju akan memperlakukan sama rata, jika memang ada bantuan bencana dari pemerintah atau pihak lain, untuk para korban kebakaran yang sampai saat ini terus diupayakan.
Reporter : CS
Editor : andrey
:

comment 0 komentar
more_vert