MITRAPOL.com - Kapolsek Sugapa Ipda. Ruslan mempertemukan terduga pelaku pembakaran (perwakilan marga sani) dengan Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni dan diikuti pejabat pemda yang lain serta Kasdim 1705/PN di Aula Pastoran Kampung Bilogai Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya. Kamis, (25/5/2018).
Dengan adanya kesalahpahaman dari beberapa Marga Sani bahwa Bupati belum pernah bertemu dengan masyarakatnya dan selalu membahas hal yang lain, karena dengan adanya Insiden tersebut terjadilah kasus pembakaran.
Bupati menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas untuk pembangunan yang ada di Kabupaten Intan Jaya, dan tidak ada maksud dan tujuan yang lain.
Setelah pembahasan selesai, Bupati Intan Jaya menemui masyarakatnya dan memberi tahu pokok pembicaraan yang telah terjadi kemudian selesai penyampaiannya, masyarakat langsung tenang.
Kapolsek Sugapa menyampaikan kepada masyarakat bahwa tidak ada yang melakukan hal tersebut kembali, "karena akan dilakukan tindakan tegas pada pelaku sebab sudah menjadi Atensi Bupati sendiri dan apabila ada sesuatu yang tidak jelas, harap di Konfirmasi serta tidak melakukan tindakan sendiri yang merugikan banyak pihak," pintanya.
Reporter : ronald karambut
![]() |
Dengan adanya kesalahpahaman dari beberapa Marga Sani bahwa Bupati belum pernah bertemu dengan masyarakatnya dan selalu membahas hal yang lain, karena dengan adanya Insiden tersebut terjadilah kasus pembakaran.
Bupati menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas untuk pembangunan yang ada di Kabupaten Intan Jaya, dan tidak ada maksud dan tujuan yang lain.
Setelah pembahasan selesai, Bupati Intan Jaya menemui masyarakatnya dan memberi tahu pokok pembicaraan yang telah terjadi kemudian selesai penyampaiannya, masyarakat langsung tenang.
![]() |
Kapolsek Sugapa menyampaikan kepada masyarakat bahwa tidak ada yang melakukan hal tersebut kembali, "karena akan dilakukan tindakan tegas pada pelaku sebab sudah menjadi Atensi Bupati sendiri dan apabila ada sesuatu yang tidak jelas, harap di Konfirmasi serta tidak melakukan tindakan sendiri yang merugikan banyak pihak," pintanya.
Reporter : ronald karambut
:


comment 0 komentar
more_vert